free web page counters

Cara Paling Gampang Untuk Mengukur Bodyfat Percentage Kalian

Untuk yang belum tahu, Bodyfat percentage yaitu persentase dari berat badan kalian yang merupakan lemak.

Contoh paling praktis gini; ada Toni yang beratnya 100 kilogram dan Bodyfat Percentagenya 10 Persen, berarti 10 persen dari 100 kilogram yaitu 10 kilogram dari berat Toni yaitu lemak.

Tapi…… Cara ngitungnya gimana? Kenapa Kita harus ngitung Bodyfat Percentage?

Kita ngitung Bodyfat alasannya pengen kita bakar


Cara mengukur bodyfat percentage yaitu salah  satu pertanyaan yang paling sering gua dapat, tapi sebelum itu gua ajarin dulu kenapa mengukur bodyfat itu sanggup berguna.


Mengukur bodyfat percentage kalian akan memperlihatkan citra Starting Point kalian dalam dunia fitness. 

Sebagai contoh:
  • Kalian yang ingin Bulking sebaiknya mempunyai Bodyfat Percentage Rendah dulu, sekitar 12% minimal supaya perut tidak buncit hiperbola dikala bulking (Menambah Berat Badan fokus otot).

    Jika bodyfat percentage sudah mencapai 15% lebih dikala bulking (mustahil untuk bulk tanpa pertambahan lemak sama sekali), sebaiknya berhenti dan mulai cut lagi.

    Karena itulah semakin rendah Bodyfat Percentage kita, semakin usang kita sanggup menjalankan proses Bulking.

  • Kalian yang ingin Cutting sanggup memakai bodyfat percentage sebagai perbandingan progress dikala mulai dan 1 bulan kedepan. Idealnya sih sanggup turun bodyfat 1-3% tiap bulan, tergantung seberapa banyak bodyfat kalian dikala mulai cutting. Semakin banyak lemak dalam badan kalian, semakin praktis ngebakar lemaknya. Kalo udah sampe bodyfat percentage 12%, bakal susah banget dan butuh kesabaran!

    Sixpack akan mulai kelihatan pada bodyfat percentage 15% kebawah.


Ada satu faktor terakhir yang berdasarkan gua paling penting dikala mengukur bodyfat percentage!

Bisa saja kalian tergolong mempunyai berat sehat berdasarkan BMI, tetapi jikalau bodyfat percentage kalian tinggi…kalian sanggup mempunyai risiko terkena penyakit kardiovaskuler / type 2 Diabetes!

Let me repeat that. 

Jika kalian mempunyai berat yang tergolong sehat tetapi bodyfat percentagenya tinggi, risiko terkena Type 2 Diabetes dan penyakit jantung kalian akan meningkat [1] [2] [3] [4].

Apakah bodyfat percentage yang sehat?


Very simple.
Sehat itu bukan berarti keliatan keren ya!
Untuk cowo yang sehat yaitu Bodyfat Percentage sekitar 14-25%
Untuk perempuan yang sehat yaitu Bodyfat Percentage sekitar 21-31%
Source: http://www.webmd.com/diet/features/body-fat-measurement?page=2#1

Bisa saja cowo mempunyai bodyfat percentage lebih rendah dari 14% dan perempuan juga sanggup mempunyai bodyfat percentage lebih rendah dari 21%, biasanya orang-orang ini tergolong atlet (atau orang yang bentar lagi ikut body competition).
ESSENTIAL FAT APA TUH BRO?

Lemak itu berguna.
Lemak yang mempunyai tugas kritis dalam fungsi badan kita tergolong sebagai Essential Fat, dan kita tidak bisa memiliki kadar persentase lemak lebih rendah dari level Essential Fat kita.

Oke cukup!
Sekarang kita akan membahas:

Cara Menghitung Bodyfat Percentage Kalian

_________________________________________________________________________________

1. Liat Perut Kalian Di Kaca

Gua bukan becanda ya!
Ini metode mengukur bodyfat yang paling praktis dan dipercaya.

  • Bangun tidur. 
  • Buka baju
  • Kencengin perut dan liat di kaca
Kalau perut kalian belum ada kotak-kotak sedikitpun, artinya bodyfat Cowo masih diatas 15 persen.
Kalo cewe, perut akan mulai berbentuk pada bodyfat 20 Persen. 

Sixpack cuman bakal keliatan dikala tidak mengencangkan perut jikalau bodyfat kalian sudah sangat rendah. Sekitar 8 persen kebawah. 
Dibawah ini pola perbandingan bodyfat percentages:
Ini buat Cowo

Ini Buat Cewe

_________________________________________________________________________________

2. Ukur Menggunakan Formula dan Bodyfat Caliper

Jujur aja bro / sis.
Metode ini tidak mudah, membutuhkan penggunaan formula matematika dan kalian harus beli Caliper
Kayaknya ga banyak orang suka Math.

Just kidding; lo tinggal buka website untuk masukkin data ke formula kok.
Ga usah nangis.

Masalahnya gini…..

Pertama lo harus beli Bodyfat Caliper. Nih Link di Tokopedia buat beli Online. Kalo linknya sudah expire, coba saja google “Beli Bodyfat Caliper”

Kedua lo harus mengukur lipatan lemak lo di aneka macam macam tempat. Mendingan lo nonton video ini aja deh biar lebih jelas 

Ketiga lo harus masukkan data yang kalian dapatkan dari ukuran lemak dalam website ini: http://scoobysworkshop.com/body-fat-calculator/

Tiga lokasi yang kalian harus jepit dan ukur lemaknya adalah:
http://scoobysworkshop.com/body-fat-calculator/

Misalnya kalian males beli bodyfat caliper, sanggup pake meteran sih.
Buka video ini:

https://www.youtube.com/watch?v=Zj9chziWUk8

Dalam description video diatas, Jeff Cavaliere dari Athlean X juga memperlihatkan formula yang kalian sanggup gunakan untuk memilih bodyfat percentage kalian.

WARNING!

Professional maupun expert adakala juga salah loh dikala menjepit lemaknya.
Pastikan kalian menjepit lemak di daerah yang benar, dan dikala membandingkan progress kalian di masa depan.. jepitnya di daerah yang sama juga!
Finally….
_________________________________________________________________________________

3. DXA SCAN

DXA = Dual Energy X-ray Absorptiometry Scan mungkin yaitu cara paling terbukti untuk mengukur Bodyfat Percentage kalian [5]
Biasanya sih DXA Scan dipakai untuk mengukur kepadatan (density) tulang yang mempunyai kegunaan untuk diagnosa Osteoporosis  [6] tapi juga sanggup dipakai untuk menganalisa Bodyfat Percentage kalian.
Masalahnya….
Biaya DXA Scan itu sekitar IDR 700 ribu [7].
Menurut gua itu sangat mahal dan tidak mempunyai kegunaan jikalau kalian tidak mempunyai risiko terkena Osteoporosis. Karena itulah berdasarkan gua mendingan lihat beling saja.
_________________________________________________________________________________

4. Hydrostatic Weighing

Inget dulu berguru Fisika ihwal Archimedes?

Yang beliau disuruh selidiki apakah Mahkotanya murni Emas atau oplosan?

Menggunakan prinsip ini, kita sanggup memakai tes yang disebut Hydrostatic Weighing untuk mengukur Bodyfat Percentage.

Metode ini juga sangat akurat tetapi gua belum pernah menemukan daerah di Indonesia yang memperlihatkan servis itu.

Klik ini jikalau kalian ingin lihat Hydrostatic Weighing:

https://www.youtube.com/watch?v=QslL-PqOs2s

_________________________________________________________________________________

Bagaimana dengan timbangan listrik bro?



Timbangan listrik itu BULLSHIT.
Ukurannya sangat tidak akurat dan sudah tidak dipakai oleh professional yang ingin mengukur lemaknya.
Timbangan listrik menyerupai brand Tanita memakai fatwa listrik melalui kaki anda untuk mengukur seberapa banyak lemak dalam badan kalian. Proses ini disebut  Bioelectrical Impedance Analysis
Masalahnya gini…

  • Kalian gres makan kemudian pake timbangan listrik?
    Ukurannya sanggup salah sampe 4 persen [8]
  • Kalian kekurangan minum air hari ini? 
    Kebanyakan minum air?
    Itu akan merubah hitungan bodyfat nya [9]
  • Kaki lo kapalan? Ato mulus kakinya?
    Itu akan mengubah hitungan bodyfatnya [9]
  • Lo habis latihan di gym?
    Itu akan menurunkan hitungan bodyfatnya juga [10]

Look man, hitungan bodyfat di timbangan listrik itu sangat tidak akurat.

_________________________________________________________________________________

Penutup

Seumur hidup gua ga pernah mengukur bodyfat memakai alat-alat aneh.
Gua hanya memakai beling untuk melihat progress bodyfat gua
Idealnya sehabis bangkit tidur, memakai beling yang sama dan kondisi lighting (cahaya) sama juga.
Semoga artikel ini membantu Fitness Journey Kalian!
Stay Strong!
Brodibalo
_________________________________________________________________________________

References

  1. Gómez-Ambrosi J, e. (2016). Body adiposity and type 2 diabetes: increased risk with a high body fat percentage even having a normal BMI. – PubMed – NCBI . Ncbi.nlm.nih.gov. Retrieved 12 August 2016, from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21394093
  2. Shea JL, e. (2016). Body fat percentage is associated with cardiometabolic dysregulation in BMI-defined normal weight subjects. – PubMed – NCBI . Ncbi.nlm.nih.gov. Retrieved 12 August 2016, from http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21215604
  3. Cold, F., Health, E., Disease, H., Management, P., Conditions, S., & Problems, S. et al. (2016). Body Fat Measurement Comparing Percentage with Body Mass. WebMD. Retrieved 12 August 2016, from http://www.webmd.com/diet/features/body-fat-measurement#1
  4. Physicians, A. (2016). Research Study: Relationship Between Body Fat, Body Mass Index and Mortality . GlobeNewswire News Room. Retrieved 12 August 2016, from
  5. Wells, J. (2005). Measuring body composition. Archives Of Disease In Childhood, 91(7), 612-617. doi:10.1136/adc.2005.085522
  6. (2016). Consumerhealthchoices.org. Retrieved 16 August 2016, from http://consumerhealthchoices.org/wp-content/uploads/2012/08/ChoosingWiselyBoneDensityAAFP-ER.pdf
  7. Diagnosis. (2014). Alodokter. Retrieved 16 August 2016, from http://www.alodokter.com/osteoporosis/diagnosis
  8. L, S. (2016). Bioelectrical impedance: effect of 3 identical meals on diurnal impedance variation and calculation of body composition. – PubMed – NCBI . Ncbi.nlm.nih.gov. Retrieved 16 August 2016, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/11566645
  9. Body Fat Scales: Step Right Up?. (2016). @berkeleywellness. Retrieved 16 August 2016, from http://www.berkeleywellness.com/healthy-eating/diet-weight-loss/article/body-fat-scales-step-right
  10. Abu Khaled M, e. (2016). Electrical impedance in assessing human body composition: the BIA method. – PubMed – NCBI . Ncbi.nlm.nih.gov. Retrieved 16 August 2016, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/3364394